Lembar – Sebanyak 116 personel Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat mengikuti Ujian Beladiri Polri sebagai syarat Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) periode Januari 2027. Kegiatan seleksi kemampuan fisik dan teknik ini dipusatkan di Lapangan Polres Lombok Barat pada Rabu, 9 September 2026, mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai.
Pelaksanaan ujian tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Lombok Barat, AKP Taufik Hidayat, S.H. Seluruh peserta yang berjumlah 116 personel tercatat hadir secara lengkap tanpa ada yang absen, menunjukkan tingkat kedisiplinan dan kesiapan yang tinggi dalam menghadapi proses kenaikan pangkat.
Rangkaian Prosedur dan Pemeriksaan Kesehatan
Sebelum memasuki sesi pengujian teknik utama, seluruh peserta diwajibkan mengikuti prosedur standar operasional untuk memastikan kelayakan fisik. Tahapan awal ini dipimpin langsung oleh Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Lombok Barat, AKP Sepiah, yang melaksanakan pengecekan tensi darah serta absensi kehadiran peserta.
Setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan awal, para personel kemudian mengikuti sesi pemanasan terpusat di tempat. Sesi peregangan yang meliputi push-up, jumping jack, serta gerakan pemanasan otot tangan, kaki, dan kepala tersebut dipimpin oleh Brigpol I Made Pasek Wahyu N. dari Bintara Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Barat.
“Ujian Beladiri Polri ini bukan sekadar formalitas administratif untuk memenuhi syarat kenaikan pangkat, melainkan tolokukur profesionalisme anggota di lapangan. Kompetensi bela diri wajib dikuasai untuk mendukung tugas-tugas kepolisian yang menuntut kesiapan fisik dan taktis,” ujar AKP Taufik Hidayat, S.H., Rabu (9/9/2026).
Pengujian Teknik Beladiri Polri
Inti kegiatan dilanjutkan dengan pengujian materi teknik beladiri yang dipimpin oleh tim penguji eksternal dari Polda NTB, yakni Ps. Kasubnit 1 Unit Dalmas Polda NTB, Aiptu Dewa Kadek Adi Mahardika. Dalam pengujian ini, setiap peserta dinilai kemampuannya secara individu berdasarkan standar kepolisian yang berlaku.
Adapun materi teknis yang diujikan mencakup berbagai aspek dasar hingga lanjutan dalam ilmu kepolisian. Materi tersebut meliputi teknik dasar jatuhan, dasar pukulan, dasar tangkisan, serta dasar tendangan. Selain itu, para penguji juga mengevaluasi teknik pegangan 1 dan 2, teknik membawa lawan 1 hingga 4, serta variasi teknik jatuhan di berbagai sisi meliputi kanan, kiri, depan, dan belakang. Puncak dari pengujian teknik ini adalah peragaan 12 gerakan dasar tangkisan Beladiri Polri.
Pelaksanaan ujian ini turut mendapat pengawasan dan pemantauan langsung dari sejumlah pejabat utama. Hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Paur Subbag Rohjashor Bag Watpers Ro SDM Polda NTB, Iptu Aminudin, S.H., didampingi Aipda Erick Alvares Do Amaral, S.H., serta Bripda Aggata Viryata Dharma Putta. Pengawasan internal juga melibatkan unsur Kasipropam Polres Lombok Barat serta personel Sidokkes Polres Lombok Barat untuk mengantisipasi segala kemungkinan darurat medis selama ujian berlangsung.
Seluruh rangkaian kegiatan Ujian Beladiri Polri bagi personel Polres Lombok Barat yang dipersiapkan untuk UKP Januari 2027 tersebut dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
