Lompat ke konten
Home » Berita » Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia Bertindak Sebagai Pembina Upacara di SMAN 1 Gerung, Beri Pesan Tegas Soal Bahaya Narkoba hingga UU ITE

Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia Bertindak Sebagai Pembina Upacara di SMAN 1 Gerung, Beri Pesan Tegas Soal Bahaya Narkoba hingga UU ITE

LOMBOK BARAT — Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan guna membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan taat hukum. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Kapolres Lombok Barat, AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.SOU., yang hadir secara langsung untuk bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera rutin hari Senin di SMAN 1 Gerung, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Senin (24/8/2026) pagi tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama kepolisian setempat, termasuk Kapolsek Gerung AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, S.H., Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Gerung Utara, Kepala Sekolah SMAN 1 Gerung Ridwan Helmi, S.Pd., beserta para dewan guru dan ratusan siswa-siswi peserta didik.

Pesan Moral dan Pembinaan Karakter untuk Pelajar

Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa, AKBP Mellysa Amalia menyampaikan pesan-pesan penting dengan penuh kehangatan layaknya seorang orang tua dan kakak bagi para pelajar. Ia mengingatkan agar para generasi muda senantiasa membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif yang marak di tengah masyarakat saat ini.
“Ijinkan saya sebagai orang tua, sebagai kakak bagi kalian adik-adik pelajar, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Salah satunya, adik-adik sekalian, jauhi narkoba, judi online, serta tontonan yang tidak pantas di handphone. Jauhkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya dan justru merugikan diri sendiri,” tegas AKBP Mellysa Amalia di hadapan para peserta upacara.
Selain masalah narkoba dan gawai, Kapolres juga menyoroti pentingnya etika dalam menggunakan media sosial di era digital. Ia mengingatkan para pelajar agar bijak berinternet serta memahami batasan-batasan hukum yang berlaku agar tidak terjebak dalam masalah pelanggaran hukum dunia maya.
“Untuk saat ini kita tidak lagi berperang dengan senjata, namun saat ini kegiatan perang melalui media sosial. Ingat, sekarang ada Undang-Undang ITE, dan jauhkan perilaku bullying atau perundungan,” tambahnya.

Dorong Semangat Belajar dan Tertib Berlalu Lintas

Tidak hanya memberikan imbauan kamtibmas, Kapolres Lombok Barat juga memotivasi para siswa untuk mengejar cita-cita, termasuk bagi mereka yang berminat untuk mengabdikan diri sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, kunci keberhasilan dalam meraih cita-cita adalah kedisiplinan dan kerja keras dalam dunia pendidikan.
“Jadilah siswa-siswi yang berprestasi dimulai dari kalian mengikuti janji dan ikrar siswa SMAN 1 Gerung. Silahkan, jika ada yang ingin menjadi anggota Polri, maka kalian harus berjuang dengan belajar yang giat,” ujar perwira melati dua di pundak tersebut.
Di samping itu, AKBP Mellysa turut memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan berkendara para pelajar di jalan raya, pentingnya keterbukaan mental ketika menghadapi masalah, serta pencegahan kekerasan seksual di lingkungan remaja.
“Selanjutnya kepada adik-adik sekalian, silahkan dalam berkendara ke sekolah maupun kemana saja agar selalu tertib berlalu lintas demi keamanan berkendara untuk diri sendiri. Jika kalian ada masalah, jangan dipendam sendiri, silahkan berkomunikasi dengan bapak-ibu guru BK. Saya juga ingin menitipkan pesan, jauhi kekerasan seksual,” imbuhnya.

Apresiasi dan Interaksi Interaktif Bersama Siswa

Rangkaian upacara bendera yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut berjalan dengan tertib, hikmat, dan lancar. Suasana upacara semakin mencair dan interaktif ketika pihak kepolisian memberikan sesi tanya jawab berhadiah kepada siswa-siswi yang mampu menjawab pertanyaan seputar wawasan kebangsaan dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui momentum ini, pihak kepolisian juga mengajak para pelajar untuk ikut serta membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Lombok Barat dengan cara mengisi waktu luang melalui kegiatan positif, seperti aktif mengikuti ekstrakurikuler di sekolah.
Kegiatan upacara bendera di SMAN 1 Gerung ini ditutup secara resmi dengan sesi foto bersama antara jajaran Polres Lombok Barat, pihak sekolah, dan seluruh siswa-siswi sebagai simbol kebersamaan serta sinergi yang kuat antara kepolisian dan dunia pendidikan di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *