Jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat bersama masyarakat melaksanakan penanaman 100 bibit pohon mangrove di Kawasan Konservasi Mangrove Bageq Kembar, Dusun Madaq Bleq I, Desa Persiapan Empol, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan lingkungan ini digelar sebagai bagian dari implementasi program Green Policing untuk mendukung Program Pengungkit 100 Hari Kapolri.
Aksi pelestarian alam yang berlangsung pada Jumat, 6 November 2026 pagi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Barat, AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.Sou. Penanaman pohon di wilayah pesisir ini difokuskan untuk menjaga ekosistem kawasan pantai sekaligus memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan warga setempat.
Sinergi Polri dan Masyarakat Jaga Ekosistem Pesisir
Pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sekotong. Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Sekotong Kapten Infanteri Muhadi, Kapolsek Sekotong Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.Ikom., Kabag SDM AKP Arif Abdillah, para kepala desa setempat, serta perangkat rukun tetangga dan warga Desa Persiapan Empol.
Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia menyatakan bahwa penanaman mangrove di titik koordinat 8.766780°S, 116.05141°E ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi kepolisian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara aktif menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan alam di wilayah pesisir Lombok Barat.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung penghijauan, menjaga kelestarian alam, serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan lestari,” ujar AKBP Mellysa Amalia usai kegiatan.
Harapan Jangka Panjang Program Green Policing
Melalui pendekatan Green Policing, kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mengambil peran proaktif dalam isu-isu ekologis. Penanaman mangrove dipilih karena memiliki fungsi vital dalam mencegah abrasi pantai, menjaga habitat biota laut, serta mendukung mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.
Pihaknya berharap program penanaman pohon ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya merawat lingkungan hidup. Sinergi yang terjalin antara kepolisian dan warga melalui kegiatan positif ini juga diharapkan mampu mempererat kemitraan sosial di tingkat akar rumput.
“Melalui kegiatan Green Policing tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam upaya pelestarian alam,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan penanaman bibit mangrove yang dimulai sekitar pukul 08.40 WITA tersebut berjalan lancar dan selesai pada pukul 09.10 WITA. Seluruh proses penghijauan terpantau berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari warga yang turut terjun langsung menanam bibit mangrove di area konservasi.

