LOMBOK BARAT — Kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Lombok Barat dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. Obyek Wisata Pantai Elak-Elak, yang terletak di Desa Persiapan Pesisir Emas, Kecamatan Sekotong, sukses menjadi pusat perhatian berkat penyelenggaraan ajang balap perahu layar bertajuk Sail Boat Race 2026 pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Kegiatan bahari yang dipusatkan di perairan Dusun Pengawisan ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat yang dinanti-nantikan, tetapi juga berhasil menarik antusiasme tinggi dari para pecinta olahraga air serta wisatawan domestik. Keindahan alam pesisir Sekotong berpadu sempurna dengan semarak warna-warni layar perahu yang berlomba, menciptakan pemandangan spektakuler di sepanjang perairan.
Antusiasme Peserta dari Berbagai Daerah Warnai Lomba
Ajang Sail Boat Race 2026 ini tercatat diikuti oleh sebanyak 26 perahu layar. Para peserta tidak hanya datang dari wilayah Kecamatan Sekotong saja, melainkan juga dari luar daerah seperti Bali, Kabupaten Lombok Utara (KLU), hingga kawasan Ampenan, Kota Mataram.
Panitia membagi perlombaan ini ke dalam dua kategori kelas utama berdasarkan ukuran perahu. Kelas A diperuntukkan bagi perahu dengan ukuran di bawah 50 yang diikuti oleh 6 peserta, sementara Kelas B untuk perahu berukuran 50 ke atas dengan total 20 peserta terdaftar.
Rute perlombaan dirancang cukup menantang namun menarik bagi para nelayan dan pelaut tradisional. Titik startdimulai dari bibir Pantai Elak-Elak, kemudian para peserta harus melintasi beberapa titik putar strategis yang meliputi kawasan Gili Lontar, Gili Poh, dan Batu Surat, sebelum akhirnya kembali finis di Pantai Elak-Elak.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah dan Legislatif
Pembukaan acara secara resmi dilakukan melalui prosesi pengibaran bendera start oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lombok Barat, Abubakar Abdullah, S.E., bersama jajaran Muspika Kecamatan Sekotong. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Camat Sekotong Andi Purnawan, S.Sos., Kapolsek Sekotong Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom., Kepala Desa Persiapan Pesisir Emas Rusdin, jajaran panitia, serta ribuan masyarakat penonton.
Dalam sambutannya, Abubakar Abdullah menyampaikan apresiasi serta rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan warga Dusun Pengawisan. Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan event ini patut diacungi jempol meskipun dilaksanakan dalam kondisi yang sederhana dan dengan keterbatasan modal.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan warga Desa Persiapan Pesisir Emas, khususnya Dusun Pengawisan, atas terselenggaranya event ini meskipun dalam kondisi sederhana dan keterbatasan modal,” ujar Abubakar di hadapan para peserta dan masyarakat.
Ia juga menambahkan rasa bangganya atas kehadiran peserta dari luar daerah, termasuk kontingen asal Pulau Bali yang ikut memeriahkan suasana kemerdekaan di Lombok Barat. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperjuangkan agar tradisi Sail Boat Race ini dapat masuk dalam agenda tahunan yang berkelanjutan, dengan dukungan persiapan dan penyediaan hadiah yang lebih memadai di masa mendatang.
Pengamanan Ketat dan Penutupan Berjalan Kondusif
Setelah melalui persaingan yang ketat di laut, babak akhir perlombaan menetapkan para juara dari masing-masing kategori. Untuk Kelompok A, perahu Rembo Dive keluar sebagai Juara Pertama, disusul oleh Pandan Wangi di posisi kedua, Elak-Elak Resto juara ketiga, Raja Laut juara keempat, dan Sahlan di posisi kelima.
Sementara itu, untuk Kelompok B, podium pertama diraih oleh perahu milik Suparman asal Pengawisan, disusul Ran dari Pewaringan di posisi kedua, Rudi asal Lombok Utara di tempat ketiga, serta Jumisah dan Supardi yang masing-masing menduduki peringkat keempat dan kelima.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup secara resmi pada pukul 13.00 Wita oleh Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom. Dalam arahannya, beliau bersyukur atas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang tetap terjaga dengan sangat baik sepanjang acara berlangsung.
“Kami mengajak seluruh panitia, peserta, dan warga masyarakat untuk senantiasa memanjatkan puji serta syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena seluruh rangkaian kegiatan balap perahu layar ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ungkap Iptu Ketut Suriarta saat menutup acara.
Acara penutupan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan trofi serta hadiah kepada para pemenang dari Juara 1 hingga Juara 5, yang ditutup dengan sesi foto bersama. Berkat kesigapan personel Polsek Sekotong dalam melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan bahari ini berakhir tanpa ada kendala berarti.
