Lompat ke konten
Home » Berita » Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia Tekankan Peran Bhayangkari dalam Menjaga Keluarga, Solidaritas, dan Nama Baik Institusi

Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia Tekankan Peran Bhayangkari dalam Menjaga Keluarga, Solidaritas, dan Nama Baik Institusi

LOMBOK BARAT — Polres Lombok Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mempererat kebersamaan dan membangun kualitas organisasi yang solid di lingkungan internal kepolisian. Hal ini tercermin dalam kegiatan Tatap Muka Pembina Bhayangkari Cabang Lombok Barat dan Pertemuan Rutin Bhayangkari Cabang Lombok Barat yang diselenggarakan di Aula Patria Tama Polres Lombok Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Pj Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Barat, Ny. Diya Saogi Angsar, didampingi oleh pengurus cabang, para istri Kabag, Kasat, dan Ka Ranting, serta perwakilan anggota Bhayangkari se-Cabang Lombok Barat. Acara berlangsung dengan khidmat dan lancar, dimulai dengan pembukaan, pembacaan doa, arahan dari pembina, menyanyikan Mars Bhayangkari, sambutan Pj Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Barat, serta dimeriahkan dengan sesi pembagian doorprize dan arisan yang mempererat keakraban antaranggota.

Arahan Penting Pembina Bhayangkari Cabang Lombok Barat

Dalam kesempatan tersebut, Pembina Bhayangkari Cabang Lombok Barat, AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Tr.SOU., menyampaikan sejumlah arahan strategis dan pesan moral kepada seluruh anggota Bhayangkari yang hadir. Ia menekankan pentingnya peran serta kesadaran moral setiap anggota dalam menjaga integritas keluarga besar Polri di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat yang semakin kompleks.
“Sebagai Bhayangkari, selalu menjaga nama baik sendiri, keluarga, dan kepolisian,” ujar AKBP Mellysa Amalia memberikan penekanan utama kepada para anggota agar senantiasa berhati-hati dalam bertindak dan berperilaku di tengah publik.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya etika dalam berorganisasi dan bermasyarakat. Menurutnya, adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi harus disikapi secara bijak, khususnya dalam hal penggunaan media sosial agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi institusi maupun keluarga.
“Baik beretika dalam berorganisasi khususnya di Bhayangkari secara umum di masyarakat, serta hati-hati dalam bermedia sosial,” tambahnya.

Peran Pendamping Polri dan Kesehatan Keluarga

Lebih lanjut, AKBP Mellysa Amalia menyoroti peran sentral seorang pendamping anggota Polri. Ia mendorong seluruh anggota Bhayangkari untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap tugas suami, senantiasa merawat solidaritas antaranggota, serta mengutamakan kesehatan keluarga sebagai fondasi utama dalam mendampingi tugas negara para suami tercinta.
“Mendukung tugas suami, sebagai Bhayangkari harus bisa menjaga solidaritas dan peran sebagai pendamping anggota Polri, serta mengutamakan kesehatan keluarga di tengah dinamika kehidupan,” pesan beliau menutup arahannya.
Rangkaian acara tatap muka dan pertemuan rutin ini ditutup dengan dokumentasi bersama sebagai simbol kebersamaan serta kekompakan Bhayangkari Cabang Lombok Barat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota semakin termotivasi untuk terus berkontribusi positif, baik di dalam organisasi Bhayangkari maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *