Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Eks Bandara Selaparang pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan guna memastikan kesiapan personel dalam mengamankan ajang balap internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok.
Apel yang dimulai pukul 08.20 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda NTB, Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta, S.IK., MH, para kapolresta dan kapolres se-Pulau Lombok, perwakilan kepala OPD Pemprov NTB, serta pihak manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA).
Kesiapan Personil Gabungan TNI-Polri dan Instansi Terkait
Pengamanan ajang balap motor bergengsi dunia ini melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai satuan tugas. Berdasarkan data apel, kekuatan pengamanan terdiri dari unsur Satuan Brimobda NTB, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit), Direktorat Samapta, Direktorat Polairud, Direktorat Lantas, Direktorat Reskrimum dan Reskrimsus, serta Direktorat Intelkam Polda NTB.
Selain unsur kepolisian, pengamanan juga diperkuat oleh satu kompi personel Polresta Mataram, satu pleton personel TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Sektor penanggulangan darurat dan pelayanan publik turut disokong oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Basarnas NTB, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Prov. NTB, Dinas Perhubungan (Dishub) Prov. NTB, serta satu unit Satwa (K9) Polda NTB.
Rangkaian kegiatan apel diawali dengan masuknya komandan apel ke lapangan, laporan kepada pimpinan apel, pemeriksaan barisan pasukan, hingga penyematan pita tanda dimulainya Operasi Mandalika Rinjani 2026.
Arahan Strategis Kapolda NTB
Dalam arahannya di hadapan seluruh peserta apel, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan pengamanan event internasional ini terletak pada terciptanya situasi yang aman tanpa adanya insiden menonjol. Ia meminta seluruh personel untuk mengedepankan sinergisitas lintas sektoral yang solid.
“Keberhasilan dirasakan apabila dapat menghadirkan keamanan dan menjaga situasi agar tidak terjadi insiden. Bangun sinergutas semua unsur dengan satu irama, kolaborasi satu langkah bersama stakeholder,” ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja di hadapan pasukan apel.
Kapolda NTB juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang humanis kepada para penonton, pembalap, dan official yang hadir dari berbagai belahan dunia. Menurutnya, keramahan dan ketulusan pelayanan akan memberikan kesan positif terhadap citra bangsa Indonesia.
“Tampilkan pelayanan tulus dan ramah, pastikan semua pihak merasa nyaman. Kuasai tugas bidang dan kerawanan, pahami tugas masing-masing, lakukan deteksi dini,” tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh anggota untuk senantiasa menjaga disiplin, kesehatan, keselamatan diri, serta menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab selama menjalankan tugas pengamanan.
“Mari amankan kegiatan Moto GP, buktikan Indonesia mampu menjaga keamanan kegiatan berkelas dunia,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 08.55 WITA. Dengan digelarnya apel ini, seluruh instansi terkait menyatakan kesiapan penuh untuk mengamankan jalannya Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Sirkuit Mandalika pekan ini.
