LOMBOK BARAT — Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat bersama Polsek jajaran terus meningkatkan intensitas pengamanan wilayah melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) bertajuk Patroli Strong Point Rinjani Presisi. Langkah strategis ini dilakukan guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan serta menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Lombok Barat.
Kegiatan patroli berskala besar tersebut diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung pada Sabtu malam, 7 Agustus 2026, pukul 20.00 WITA. Apel kesiapan ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kombes Pol Erwin Rachmat, S.I.K., serta dihadiri oleh Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.SOU., Wakapolres Lombok Barat Kompol Kadek Metria, S.Sos., S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Lombok Barat, para Kapolsek jajaran, hingga seluruh personel yang telah ditugaskan.
Pengamanan Ketat Menjelang Kunjungan Kerja Presiden RI dan Agenda Nasional
Dalam arahannya saat memimpin apel, Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Erwin Rachmat menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra dari seluruh jajaran kepolisian. Patroli ini tidak hanya bertujuan mengantisipasi kejahatan konvensional seperti pencurian dengan curat, curas, dan curatmor (3C), tetapi juga bagian dari persiapan pengamanan agenda penting skala nasional di Pulau Lombok.
Karo Ops menyampaikan bahwa agenda besar pertama yang perlu mendapat atensi ketat adalah rencana penanaman pohon serentak pada 12 Agustus sebagai bagian dari Program ASRI yang digagas Presiden Republik Indonesia. Selain itu, kesiapsiagaan penuh juga difokuskan pada rencana Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden RI bersama Kapolri dalam rangka panen raya yang dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 20 Agustus mendatang.
Di samping pengamanan agenda presiden, personel kepolisian diminta untuk terus melakukan deteksi dini terhadap perkembangan situasi geopolitik dan kemasyarakatan menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Langkah pemantauan secara massif mutlak dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamananan sejak dini.
“Hari ini silahkan laksanakan kegiatan Patroli Strong Point. Anggota yang sudah tersprin agar melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dan ikhlas. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya 3C dan kejahatan lainnya,” tegas Kombes Pol Erwin Rachmat saat memberikan arahan kepada personel.
Menyisir Titik Rawan Kejahatan dan Pelayanan Masyarakat
Seusai pelaksanaan apel kesiapan, tim gabungan dari Polres Lombok Barat bersama Polsek jajaran langsung bergerak menyisir rute-rute strategis dan rawan kejahatan menggunakan armada kendaraan roda dua maupun roda empat. Rute patroli dimulai dari Pos GMS, melintasi Jalur Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) 1, Jalur BIL 2, ikon Tembolak Pelangi, kawasan Taman Kota Gerung, hingga akhirnya kembali menuju Pos GMS.
Sementara itu, jajaran Polsek di seluruh wilayah Lombok Barat turut bergerak serentak menggelar patroli mandiri di wilayah hukum masing-masing. Fokus utama petugas difokuskan pada pemantauan situasi di titik-titik rawan gangguan keamanan guna memberikan rasa aman, nyaman, dan perlindungan maksimal bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
Sekitar pukul 22.00 WITA, Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.SOU., didampingi Wakapolres Kompol Kadek Metria, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, serta Kapolsek Gerung, turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi pelayanan publik dan berinteraksi secara hangat dengan warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lombok Barat menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir di tengah masyarakat demi memastikan kondusivitas wilayah Lombok Barat tetap terjaga, khususnya menjelang agenda-agenda penting tingkat nasional.
“Kami hadir untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh warga Lombok Barat. Patroli Rinjani Presisi ini merupakan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam mengantisipasi kejahatan jalanan dan potensi gangguan Kamtibmas lainnya. Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa bekerja sama menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia.
Situasi Wilayah Dipastikan Aman dan Kondusif
Pelaksanaan Patroli Strong Point Rinjani Presisi yang berlangsung hingga larut malam tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Berdasarkan laporan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya aksi kejahatan 3C maupun kejadian menonjol lainnya di wilayah hukum Polres Lombok Barat.
Kehadiran personel kepolisian di jalanan dan pusat-pusat keramaian mendapat respon positif dari masyarakat sekitar. Kepolisian Resor Lombok Barat memastikan kegiatan rutin yang ditingkatkan ini akan terus digelar secara konsisten demi menjaga stabilitas keamanan wilayah NTB tetap terjaga dengan baik.
