Lompat ke konten
Home » Berita » Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Gelar Jumat Curhat, Serap Aspirasi dan Keluhan Para Porter ASDP

Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Gelar Jumat Curhat, Serap Aspirasi dan Keluhan Para Porter ASDP

Pendekatan Humanis Kepolisian dalam Menjaga Kondusivitas Pelabuhan

LEMBAR – Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Lembar terus berkomitmen mempererat silaturahmi sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Jumat Curhat” yang digelar secara konsisten untuk mendengarkan langsung berbagai masukan, keluhan, hingga kritik dari para pekerja di kawasan pelabuhan.
Pada Jumat (7/8/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WITA, jajaran personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar menyambangi para pekerja pengangkut barang atau porter di seputaran Pelabuhan ASDP Lembar. Kegiatan tatap muka yang berlangsung hangat ini menjadi sarana komunikasi dua arah antara aparat kepolisian dan masyarakat pelabuhan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Ipda Moh. Mulyadi, bersama KSPK I Aipda I Gede Bayu Angara, serta didampingi personel dari unit Binmas, Samapta, dan Reskrim, yakni Brigadir Gusman Mila Marsidi, Brigadir M. Nurul Ihsan, Brigadir L. Ipan Maulana, dan Briptu Muh. Andrian Herdiansyah.

Mendengarkan Aspirasi Langsung dari Pekerja Lapangan

Dalam pembukaannya, Ipda Moh. Mulyadi menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat melalui program Jumat Curhat bertujuan untuk membangun jembatan komunikasi yang lebih dekat dan transparan. Kepolisian ingin memastikan bahwa setiap aspirasi warga, khususnya para pekerja yang menggantungkan hidupnya di area pelabuhan, dapat terfasilitasi dengan baik.
“Polisi hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan keluhan, masukan, dan kritik, agar terjalin hubungan silaturahmi yang dekat. Jika pada kesempatan ini tidak bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan, maka kami akan laporkan ke pimpinan untuk dicarikan solusinya,” ujar Ipda Moh. Mulyadi di hadapan para porter yang hadir.
Suasana dialogis tersebut dimanfaatkan oleh para pekerja untuk menyampaikan situasi nyata yang mereka hadapi sehari-hari saat menjalankan aktivitas di area dermaga dan sekitarnya.

Resah Keberadaan Porter Ilegal, Warga Lokal Minta Penertiban

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah masalah keberadaan pekerja tidak terdaftar atau porter ilegal. Darwiah, seorang porter yang beraktivitas di Pelabuhan ASDP Lembar, mengapresiasi keaktifan pihak kepolisian yang mau turun langsung menyapa para pekerja. Namun, ia juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait maraknya pendatang baru yang bekerja tanpa koordinasi yang jelas.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Kepolisian, khususnya anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar. Kami sangat senang adanya program Polri yang sangat positif seperti ini sehingga kami bisa meminta solusi terhadap masalah yang kami hadapi. Yang menjadi kekhawatiran kami adalah sering kali kami melihat terdapat beberapa orang porter yang tidak kami kenali dan mengambil lahan pekerjaan serta pendapatan kami. Kami berharap agar kami sebagai penduduk seputaran Pelabuhan Lembar yang mendapatkan manfaat yang utama dari Pelabuhan Lembar,” ungkap Darwiah.
Keluhan tersebut mencerminkan dinamika ekonomi lokal di kawasan penyeberangan, di mana ketertiban administrasi dan kejelasan identitas para pekerja menjadi hal vital demi menghindari gesekan antarpekerja serta menjaga kenyamanan para penumpang kapal.

Langkah Cepat Kepolisian: Koordinasi Bersama ASDP dan Pengamanan Pelabuhan

Menanggapi keluhan tersebut, pihak Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar bergerak cepat dengan merencanakan langkah koordinatif bersama pihak pengelola pelabuhan dan unsur pengamanan internal. Kepolisian menegaskan pentingnya menjaga sinergi agar lingkungan kerja tetap tertib, aman, dan berkeadilan bagi warga sekitar.
“Terima kasih kepada rekan-rekan yang selalu menjaga kamtibmas di Pelabuhan Lembar dan juga terima kasih atas masukan serta apresiasinya terhadap Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar yang telah bekerja sama dengan masyarakat sehingga terciptanya situasi yang kondusif. Terkait dengan porter ilegal tersebut, kami akan berkoordinasi dengan pihak ASDP dan security agar menertibkan porter-porter ilegal ini demi menjaga ketertiban bersama,” tegas Ipda Moh. Mulyadi merespons aspirasi warga.
Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar berharap seluruh elemen masyarakat di kawasan pelabuhan dapat terus proaktif memberikan informasi terkait potensi gangguan kamtibmas. Langkah preventif dan responsif yang terus digalakkan kepolisian ini diharapkan mampu menciptakan iklim kerja yang aman, tertib, dan nyaman bagi para pekerja maupun pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Lembar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *