Lompat ke konten
Home » Berita » Polres Lombok Barat Gelar Apel Siaga Kamtibmas Sambut HUT RI ke-81 dan Dukung Ketahanan Pangan

Polres Lombok Barat Gelar Apel Siaga Kamtibmas Sambut HUT RI ke-81 dan Dukung Ketahanan Pangan

LOMBOK BARAT — Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka cipta kondisi menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Apel Polres Lombok Barat pada Kamis (6/8/2026) sore tersebut digelar secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung secara virtual melalui video zoom meeting.
Apel siaga ini dipimpin langsung oleh Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., serta dihadiri oleh Kapolres Lombok Barat AKBP Melisya Amalia, S.H., S.I.K., M.Tr.SOU., Wakapolres Lombok Barat Kompol Kadek Metria, S.Sos., S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU), perwira, hingga personel Polres Lombok Barat dan Polsek jajaran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga kondusif di wilayah NTB menjelang puncak peringatan hari kemerdekaan. Selain memfokuskan pengamanan HUT RI, institusi kepolisian juga menegaskan komitmennya dalam mengawal agenda strategis nasional di wilayah tersebut.

Fokus Tugas Bertambah: Dari Kamtibmas Hingga Ketahanan Pangan

Dalam arahannya yang disampaikan secara virtual, Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengungkapkan bahwa bulan Agustus merupakan momentum yang penuh makna sekaligus membawa peningkatan beban tugas bagi seluruh jajaran kepolisian. Selain pengamanan agenda nasional peringatan Kemerdekaan RI, Polri turut mengambil peran aktif dalam program ketahanan pangan nasional.
Rangkaian agenda penting yang akan dihadiri dalam waktu dekat adalah kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Lombok Timur. Kunjungan tersebut bertujuan mendukung percepatan program swasembada pangan, khususnya pada komoditas bawang putih di Desa Sembalun.
“Institusi Polri saat ini tidak hanya berfokus pada pemeliharaan kamtibmas dan penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan serta swasembada pangan nasional,” tegas Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja dalam amanatnya.
Ia menambahkan, agenda di Sembalun nantinya dirangkaikan dengan penanaman bawang putih secara langsung dan serentak oleh 17 Polda di seluruh Indonesia yang memiliki wilayah geografis di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (MDPL) ke atas. Langkah masif ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada bawang putih secara nasional.

Instruksi Strategis: Preemtif, Preventif, dan Humanis

Guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, Kapolda NTB menekankan tujuh poin arahan utama bagi seluruh Polres jajaran. Langkah preemtif dan preventif menjadi fokus utama dengan mengoptimalkan peran fungsi Intelijen dan Binmas untuk melakukan deteksi dini serta mitigasi risiko.
Bagi polres yang wilayahnya menjadi jalur lintasan kegiatan masyarakat maupun kunjungan kerja, seperti Polresta Mataram, Polres Lombok Timur, dan Polres Lombok Utara, diinstruksikan untuk mematangkan rencana pengamanan dan pengawalan secara optimal.
Sinergitas lintas sektor juga menjadi kunci utama. Seluruh 10 Polres jajaran di wilayah Hukum Polda NTB diwajibkan memaksimalkan kehadiran personel di pusat-pusat keramaian melalui penggelaran fungsi Brimob hingga Satuan Lalu Lintas (Satlantas).
Tak hanya dari sisi keamanan, kepolisian juga diarahkan untuk meraih simpati masyarakat melalui aksi sosial nyata. Langkah ini diwujudkan dengan bantuan penanganan dampak kekeringan melalui pembuatan sumur bor di Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu, serta gerakan penghijauan berupa penanaman 550 tanaman bakau dan 1.000 pohon di kawasan Mandalika.
Kapolda juga mengingatkan seluruh anggota untuk selalu mengedepankan sikap humanis dengan menerapkan prinsip senyum, sapa, dan salam (3S). Seluruh personel Polri di wilayah NTB diwajibkan memajang Pakta Integritas di rumah masing-masing sebagai sarana pengingat diri agar terhindar dari pelanggaran.
“Maksimalkan peran Bhabinkamtibmas dan petugas Polmas dengan mewajibkan Ketua RT dan RW sebagai pihak pertama yang didatangi guna menyerap informasi warga. Situasi yang aman dan kondusif tidak diciptakan hanya dari berdoa saja, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” tambah Kapolda NTB.

Apresiasi Prestasi dan Penguatan Tiga Pilar

Di akhir amanatnya, apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Meninting dan jajaran Polres Lombok Barat yang telah mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 Pilar di tingkat polda.
Sinergi antara Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dinilai sebagai fondasi paling krusial dalam menjaga kondusifitas lingkungan. Oleh karena itu, para Kapolres diminta untuk terus menggandeng pemerintah daerah demi memperkuat kolaborasi Tiga Pilar tersebut.
Para perwira jajaran juga diminta untuk meningkatkan fungsi pengawasan dan pengendalian (wasdal) terhadap anggota di lapangan. Pengawasan berkelanjutan dinilai penting untuk memastikan seluruh tugas terlaksana dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta integritas tinggi.
Rangkaian kegiatan Apel Siaga Kamtibmas yang dimulai pukul 16.00 WITA tersebut dilanjutkan dengan tayangan video Pemolisian Masyarakat (Polmas) dan acara ramah tamah berupa makan bersama, sebelum akhirnya seluruh rangkaian acara selesai dengan tertib dan aman pada pukul 18.17 WITA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *