LOMBOK BARAT — Langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat. Kapolres Lombok Barat, AKBP Meliysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Tr.SOU., melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hakim yang berlokasi di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, pada Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.15 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat keharmonisan antara jajaran kepolisian dan tokoh agama setempat. Dalam kunjungan ini, Kapolres Lombok Barat didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lombok Barat, di antaranya Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, Kasat Binmas, Kasi Propam, serta Kapolsek Kediri. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes Nurul Hakim, TGH. Muharar Mahfudz, beserta jajaran pengurus dan pembina yayasan.
Sinergitas Ulama dan Umara demi Kondusivitas Wilayah
Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Nurul Hakim, TGH. Muharar Mahfudz, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kehadiran jajaran Polres Lombok Barat. Ia menegaskan kesiapan pihak pesantren untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kami menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan silaturahmi ini. Pondok Pesantren Nurul Hakim sepenuhnya mendukung Polres Lombok Barat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami berharap sinergi, koordinasi, dan komunikasi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar TGH. Muharar Mahfudz.
Lebih lanjut, TGH. Muharar Mahfudz memaparkan bahwa saat ini Ponpes Nurul Hakim membina sekitar 5.000 santri yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan. Dalam sistem pembinaannya, pesantren menerapkan pemisahan antara santri putra dan santri putri sebagai langkah preventif, pembentukan karakter, serta menjaga etika pergaulan. Melalui sistem pendidikan selama enam tahun, lembaga ini berkomitmen melahirkan lulusan berakhlakul karimah yang siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Komitmen Pelayanan dan Peluang Khusus Seleksi Anggota Polri Bagi Santri
Sementara itu, Kapolres Lombok Barat AKBP Meliysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Tr.SOU., mengungkapkan rasa terima kasih atas penyambutan yang hangat dari keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Hakim. Kunjungan ini tidak hanya sekadar agenda formal, tetapi juga bentuk permohonan doa dan dukungan dari para ulama agar jajaran kepolisian senantiasa diberi kelancaran dalam mengemban amanah mengayomi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan yang sangat hangat ini. Kami memohon doa dan dukungan dari pimpinan serta pengurus pesantren agar senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam memimpin Polres Lombok Barat serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata AKBP Meliysa Amalia.
Di samping menekankan pentingnya kolaborasi untuk menjaga stabilitas kamtibmas, Kapolres Lombok Barat juga membawa kabar baik bagi para santri. Ia menjelaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan perhatian dan kesempatan khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (hafiz/hafizah) yang memiliki minat untuk bergabung menjadi anggota Polri.
“Institusi Polri membuka kesempatan khusus bagi para santri penghafal Al-Qur’an yang ingin mendaftar menjadi anggota Polri sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai bentuk dukungan nyata, Polres Lombok Barat siap memberikan pembinaan, bimbingan, dan pendampingan kepada para santri agar dapat mempersiapkan diri secara optimal dalam menghadapi seluruh tahapan seleksi,” tambah Kapolres.
Tinjau Ruang Kelas dan Akrab Bersama Santri
Rangkaian agenda silaturahmi tersebut dilanjutkan dengan sesi ramah tamah, pembacaan doa bersama, hingga peninjauan langsung ke ruangan kelas tempat proses pembelajaran para santri berlangsung. Kapolres Lombok Barat beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dan bersua foto bersama para santri.
Seluruh kegiatan kunjungan silaturahmi berakhir pada pukul 11.10 WITA. Acara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kehangatan, serta menegaskan kembali soliditas antara aparat penegak hukum dan elemen keagamaan di Kabupaten Lombok Barat.
