Lompat ke konten
Home » Berita » Polres Lombok Barat Bina Saka Bhayangkara di Kuripan

Polres Lombok Barat Bina Saka Bhayangkara di Kuripan

Polres Lombok Barat Bina Saka Bhayangkara di Kuripan

Lombok Barat, NTB Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat terus berkomitmen untuk membentuk karakter positif dan kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan orientasi dan pembinaan terhadap anggota Saka Bhayangkara Pangkalan Kuripan yang berlangsung di Lapangan Mako Polsek Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, pada Minggu (25/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA tersebut bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai Kepramukaan yang selaras dengan tugas-tugas kepolisian, sekaligus menanamkan jiwa pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tingkat pelajar. Melalui bimbingan langsung dari jajaran Satuan Binmas, para peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan strategis yang dikemas dalam program-program krida Saka Bhayangkara.

Menanamkan Kesadaran Kamtibmas Sejak Dini

Pelaksanaan kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Bintibsos Ipda Rusdin bersama Kanit Kamsel Ipda Supriadi Saputra, serta didampingi oleh Aiptu I Made Indra S dan Aipda Alimudin. Kehadiran para personel ini memberikan ruang interaksi langsung bagi para siswa untuk memahami lebih dalam mengenai peran aktif mereka dalam menjaga kondusivitas lingkungan.

Orientasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah strategis Polri dalam merangkul pelajar agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif. Fokus utama pembinaan terletak pada pengenalan krida-krida yang ada dalam Saka Bhayangkara, yang dirancang untuk mengasah keterampilan teknis maupun mental para anggota Pramuka tersebut.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Binmas Iptu Muh. Mahrip menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan generasi muda. Beliau menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang aman di masa depan.

“Melalui Saka Bhayangkara, kami ingin membentuk tunas-tunas muda yang memiliki disiplin tinggi dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Generasi pelajar adalah tulang punggung bangsa yang harus kita arahkan agar memiliki kesadaran hukum yang kuat sejak dini,” ujar Iptu Muh. Mahrip dalam keterangannya di sela-sela kegiatan.

Mengenal Empat Krida dalam Saka Bhayangkara

Dalam sesi pembinaan tersebut, para instruktur memberikan pemaparan mengenai empat krida utama yang menjadi fondasi Saka Bhayangkara. Pengetahuan ini diharapkan dapat diaplikasikan oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.

Adapun krida-krida tersebut meliputi Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas), Krida Lalu Lintas (Lantas), Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (PPB), serta Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Setiap krida memiliki fungsi spesifik yang membekali anggota Pramuka dengan kemampuan teknis dasar kepolisian.

“Tujuan utama dari pengenalan krida-krida ini adalah agar anggota Saka Bhayangkara mampu menjadi perpanjangan tangan Polri dalam memberikan edukasi kepada rekan sebaya mereka. Mereka diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta aktif dalam upaya pencegahan gangguan Kamtibmas secara preventif,” tambah Iptu Muh. Mahrip.

Mengisi Kemerdekaan dengan Kontribusi Positif

Selain aspek teknis kepolisian, materi orientasi juga menyentuh sisi nasionalisme. Para pelaksana kegiatan menekankan bahwa mengisi kemerdekaan di era modern dapat dilakukan dengan cara-cara yang konstruktif, seperti menjauhi narkoba, menghindari aksi tawuran, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Antusiasme terlihat jelas dari para pembina dan anggota Saka Bhayangkara Pangkalan Kuripan yang mengikuti rangkaian acara. Diskusi dua arah antara petugas dan peserta membuat suasana pembelajaran menjadi lebih dinamis. Ipda Rusdin selaku Kanit Bintibsos juga memberikan motivasi agar para pelajar tetap konsisten dalam menuntut ilmu sembari menjalankan peran sebagai anggota Pramuka yang berdedikasi.

Pihak Polres Lombok Barat berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan di pangkalan-pangkalan lain di wilayah hukum Lombok Barat. Dengan demikian, akan tercipta jejaring generasi muda yang sadar akan pentingnya keamanan dan ketertiban sebagai prasyarat utama pembangunan daerah.

Hingga berakhirnya kegiatan pada siang hari, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Langkah nyata ini menjadi bukti kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mengayomi dan membimbing generasi penerus bangsa demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *