Lompat ke konten
Home » Berita » Polisi Perketat Penjagaan Kawasan Wisata Senggigi

Polisi Perketat Penjagaan Kawasan Wisata Senggigi

Polisi Perketat Penjagaan Kawasan Wisata Senggigi

LOMBOK BARAT – Kawasan wisata Senggigi dan sekitarnya tetap menjadi fokus perhatian aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebagai langkah preventif menghadapi potensi tindak kriminalitas dan gangguan keamanan, Polsek Batulayar menggelar patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) serta patroli dialogis di sejumlah titik vital pada Minggu, 18 Januari 2026.

Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke wilayah Lombok Barat dapat menikmati akhir pekan dengan rasa aman dan nyaman. Fokus utama dalam giat ini adalah antisipasi terhadap tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), yang kerap mengintai di lokasi-lokasi keramaian.

Pengamanan Ketat di Titik Keramaian Wisata

Kegiatan patroli yang dimulai pada pukul 11.30 WITA tersebut menyasar beberapa lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas warga. Personil dari Piket SPKT 2 Polsek Batulayar menyisir sepanjang Jalan Raya Senggigi, Pantai Duduk, hingga kawasan religi Pura Batubolong. Lokasi-lokasi ini dipilih mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan pada hari libur, sehingga memerlukan pengawasan ekstra dari pihak kepolisian.

Selain melakukan pemantauan fisik di lapangan, para personil juga aktif melakukan pendekatan secara humanis melalui patroli dialogis. Petugas berhenti di beberapa titik untuk berbincang langsung dengan pengunjung maupun pelaku wisata, memberikan imbauan agar tetap waspada terhadap barang bawaan dan keamanan kendaraan masing-masing.

Penekanan Keamanan oleh Kapolsek Batulayar

Pihak kepolisian menegaskan bahwa keberadaan personil di lapangan bukan hanya untuk penegakan hukum, melainkan sebagai bentuk pelayanan prima dalam menciptakan situasi yang kondusif. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat secara berkelanjutan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., memberikan pernyataan resmi terkait urgensi dari kegiatan ini.

“Kami dari jajaran Polsek Batulayar terus berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata yang menjadi ikon Lombok Barat. Personil Piket SPKT 2 Polsek Batulayar melaksanakan patroli KRYD dan Patroli Dialogis di seputaran jalan raya Senggigi guna mengantisipasi aksi kejahatan jalan raya, tindak pidana 3C, maupun bentuk kriminalitas lainnya yang dapat mengganggu ketenangan warga,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda.

Beliau juga menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya terbatas pada sektor keamanan kriminalitas, tetapi juga mencakup kelancaran arus lalu lintas. “Petugas di lapangan juga melakukan monitoring arus lalu lintas guna antisipasi kemacetan dan kecelakaan (laka lantas). Hal ini penting dilakukan demi terciptanya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di jalur utama Senggigi yang cukup padat,” imbuhnya.

Respons Positif Masyarakat dan Hasil Patroli

Kehadiran polisi di tengah keramaian mendapatkan apresiasi positif dari para pelaku usaha dan pengunjung di Pantai Duduk serta Pura Batubolong. Masyarakat merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin, terutama di area parkir dan tempat-tempat terbuka yang rentan terjadi gesekan sosial atau aksi pencurian.

Berdasarkan laporan akhir kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Kecamatan Batulayar terpantau dalam keadaan yang aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang berarti selama patroli berlangsung. Terciptanya komunikasi yang baik antara petugas dan warga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga wilayah tersebut.

Kegiatan yang berakhir pada siang hari ini ditutup dengan evaluasi lapangan yang menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban sudah mulai meningkat. Dengan konsistensi patroli KRYD seperti ini, diharapkan kawasan wisata Lombok Barat tetap menjadi destinasi yang aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus menjaga citra positif daerah sebagai wilayah yang ramah dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *