Lompat ke konten
Home » Berita » KEMOS 110: Inovasi Polres Lobar Percepat Respon Darurat

KEMOS 110: Inovasi Polres Lobar Percepat Respon Darurat

KEMOS 110: Inovasi Polres Lobar Percepat Respon Darurat

Lombok Barat, NTB Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan mempererat kedekatan antara kepolisian dengan warga, Sat Samapta Polres Lombok Barat kembali mengintensifkan kegiatan patroli dialogis. Langkah preventif ini dilakukan guna memastikan titik-titik vital, mulai dari kawasan pemukiman hingga area niaga, tetap dalam kondisi kondusif di tengah dinamika aktivitas masyarakat yang terus meningkat.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa siang, 6 Januari 2026, menyasar berbagai lokasi strategis di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Fokus utama kali ini diarahkan pada pemukiman padat penduduk dan kawasan pengembangan properti, salah satunya di Desa Glogor, Kecamatan Kediri. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi simbol keamanan, tetapi juga sebagai solusi cepat bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat.

Pendekatan Dialogis di Kawasan Strategis

Patroli yang dimulai sekitar pukul 11.50 WITA tersebut melibatkan empat personel Unit Patroli Sat Samapta Polres Lombok Barat. Tim menyisir berbagai area, termasuk kompleks pertokoan, pergudangan, hingga pelabuhan, guna memantau situasi secara langsung. Di Desa Glogor, petugas menyambangi Hikari Garden Residence untuk berdialog langsung dengan pihak pengelola kawasan hunian tersebut.

Dalam kesempatan itu, personel kepolisian bertemu dengan Manajer Marketing KPR Hikari Garden Residence. Dialog ini bertujuan untuk memonitor sistem pengamanan internal di lingkungan perumahan serta memberikan edukasi mengenai pengamanan objek vital. Langkah ini diambil mengingat kawasan pemukiman sering kali menjadi sasaran empuk tindakan kriminalitas jika tidak disertai dengan sistem pengawasan yang memadai.

Optimalisasi Layanan Melalui Inovasi KEMOS 110

Selain fokus pada pengawasan fisik, Sat Samapta Polres Lombok Barat juga memanfaatkan momentum patroli ini untuk memperkenalkan inovasi terbaru mereka, yakni KEMOS. Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan layanan kepolisian dengan kecepatan respons melalui call center 110. Sosialisasi ini menjadi krusial agar masyarakat memahami adanya jalur komunikasi formal yang bisa diakses kapan saja saat terjadi situasi darurat atau musibah.

Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima. Inovasi KEMOS 110 menjadi ujung tombak dalam memangkas birokrasi pelaporan bagi warga yang membutuhkan penanganan segera di lapangan.

“Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui kehadiran nyata di tengah-tengah mereka. Melalui sosialisasi inovasi KEMOS dan layanan call center 110 ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang cepat dan mudah apabila mengalami musibah atau memerlukan bantuan kepolisian yang bersifat urgen,” ujar Iptu Eko Nugroho, S.H. dalam pernyataannya.

Menjaga Kepercayaan Publik Melalui Kehadiran Nyata

Lebih lanjut, Iptu Eko Nugroho menjelaskan bahwa patroli dialogis ini juga berfungsi untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung. Dengan mendatangi pusat keramaian dan pemukiman, polisi dapat memetakan potensi gangguan keamanan lebih dini. Keamanan di wilayah pertokoan dan pergudangan juga menjadi atensi khusus guna mendukung roda ekonomi di Lombok Barat agar tetap berjalan tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kehadiran personel berseragam di lokasi-lokasi rawan dan tempat keramaian terbukti efektif dalam menekan angka kriminalitas jalanan. Masyarakat merasa lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari karena mengetahui kepolisian selalu sigap memantau wilayah mereka. Selain itu, kolaborasi antara kepolisian dengan pihak swasta, seperti pengelola perumahan, menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem keamanan yang mandiri dan berkelanjutan.

Hingga berakhirnya kegiatan patroli di Desa Glogor dan sekitarnya, situasi dilaporkan tetap aman, tertib, dan lancar. Sat Samapta Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkala dan konsisten. Dengan sinergi yang kuat antara masyarakat dan Polri, diharapkan wilayah hukum Polres Lombok Barat tetap menjadi daerah yang nyaman bagi tempat tinggal maupun investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *