Jalankan Perintah Kapolri, Dalam Sepekan Polairud Polda NTB Ungkap 2 Kasus Bom Ikan

  • Bagikan

Mataram, NTB – Jalankan perintah Kapolri, Tim Direktorat Polairud Polda NTB bersama Polairud Baharkam Polri dibantu beberapa personel Brimob Polda NTB rutin lakukan patroli, hasilnya dalam sepekan berhasil ungkap dua kasus Bom Ikan di NTB.

Salah satunya, penangkapan dua warga Lombok Timur yang diduga melakukan  pengeboman ikan di Selat Sumbawa, Kamis (13/1/2022) lalu, satu Bom yang dimilki nelayan tersebut radiusnya 100 meter jika diledakkan di darat.

Kedua terduga pelaku berinisial IDR dan ZA warga Labuan Lombok, ditangkap usai melakukan pengeboman ikan di sekitar Perairan Poton Gili, Kabupaten Sumbawa Barat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK M.Si mengatakan, melihat barang bukti yang ditemukan petugas, saat kedua pelaku ditangkap, kuat dugaan mereka baru selesai melakukan pengeboman.

“berdasarkan barang bukti ikan dan 12 botol berisi bahan peledak yang ditemukan petugas saat kedua pelaku ditangkap, kuat dugaan mereka baru selesai melakukan pengeboman,” ungkap Artanto dalam acara konferensi Pers, di Kantor Penghubung Polairud Polda NTB, Kota Mataram, Sabtu (15/1/2022).

Dijelaskan, pelaku yang sebenarnya berjumlah 5 orang namun tiga orang berhasil kabur ke daratan dan meninggalkan perahu yang dipakainya.

Dikatakan, pengungkapan tidak kriminal pengeboman ikan ini, merupakan komitmen Polda NTB untuk menjaga perairan NTB sebelum MotoGP berlangsung Maret mendatang.

Diketahui bahwa, Sebelum MotoGP terlaksana Polda NTB dalam hal ini Polairud Polda NTB bersama Polairud Baharkam Polri terus melakukan patroli guna mengamankan perairan NTB dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Alhasil, dalam sepekan Polairud Polda NTB berhasil ungkap dua kasus pengeboman ikan di Selat Sumbawa di lokasi yang berbeda, selain itu penyelundupan karang hias dan penjualan benih Lobster tanpa izin juga berhasil diungkap dan pelakunya sedang dalam proses.

“kedua pelaku ini diamankan ketika Polairud Polda NTB dan Polairud Baharkam Polri melakukan patroli dan menemukan dua buah perahu yang dicurigai sedang melakukan pengeboman, lalu di kejar, mereka sempat lari, namun dua orang tertangkap, tiga berhasil kabur,” ungkapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.